Jadi Jutawan Cuma Modal Nulis
sukses muda broo.. ayok ikutan buat arkel di babe 1 artikel 50 ribu loo

Friday, August 12, 2016

The Curse of Nightmare (chapter 4)

CHAPTER 4
"Alice !!!!! tunggu....!!!!" Teriak Amy sambil berlari mengejar Alice. Ketika Dia sudah setengah menoleh ke arahku lalu berteriak "Andrea Ayo...!!!" Aku segera berlari ke arahnya.
Kami bertiga berjalan sejajar ketika kami sampai beberapa meter didepan raksasa yg segera menunduk dan menggeram ke arah kami. Beberapa Raksasa di dekat nya segera bergabung dengan raksasa didepan kami. 2 Ekor naga mendekat dan Siap menyemburkan api dari mulut mereka.
" Kami adalah Utusan Ratu Satanella" Kata Alice. Aku dan Amy mengangguk.
Kedua ekor naga itu segera kembali bersiaga dengan teman teman mereka diudara diatas istana.
"Benarkah begitu? " kata sang Raksasa Ragu. "Sebutkan kata sandinya!!!!! " Perintah sang Raksasa.
" Apa kata sandi nya ??? " tanya Alice. Kami bertiga mulai berfikir.
"Wolfie tidak mengatakan pada kita kata Sandinya. Dia bahkan tidak pernah bilang ada sandi" kata Amy " Dia hanya bilang bahwa kita harus bilang bahwa kita adalah utusan Rayu Satanella. atau Katakan Palazzo Dei Priori"
"Benar. Artinya kata Sandi nya adalah Palazzo dei priori. "Kataku ketika sadar maksud Wolfie.
"Kau yakin ??? " tanya Alice "Kita hanya punya satu Kesempatan"
" Hanya Ada satu Cara untuk Mengetahuinya." Kataku lalu menghadap Raksasa Sambil berkata " Palazzo Dei Priori " dengan Keras dan Yakin.
" Dia memang utusan Ratu. Cepat beri mereka Jalan" Kata si Raksasa. Raksasa yg lain segera kembali ke Posisi masing masing. Naga Air dan Buaya segera segera membuat jembatan dengan tubuh mereka. Ketika kami Akan melangkah, tiba tiba Pintu Istana terbuka. Melangkahkan Seorang Wanita Memakai Pakaian Serba Hitam. Rambut Hitam, Gaun Hitam, Sepatu Hitam, Dan Matanya juga Hitam. Ada Kemiripan Wajah Wanita ini dengan Angela. Aku yakin dialah Satanella. Dia memakai Sebuah Mahkota Emas di kepalanya. Itulah Prioritas kami yg Utama. "Jika ingin keluar dari Sini, Ambil mahkota nya" Pikirku dalam Hati.
Jika Angela memiliki wajah Mulus, Cantik, dan Senyum ramah, Satanella memiliki kebalikannya. Wajah berkerut agak terlipat , Menyeramkan dan Seringaian Yg sangat menyeramkan.
" Tunggu dulu tahan Dulu , Aku tidak pernah mengutus Manusia atau memesan mereka. " Kata Satanella
. " Penipu " Kata Raksasa tadi. Monster air segera menggeram dan bersiap menyerang. Para Raksasa fokus pada kami. Mereka ingin menginjak kami. Para Naga Turun akan menghampiri kami sambil mengatup ngatupkan rahang mereka.
Satanella kemudian Mengetikkan jarinya.Kemudia para Penjaga (Naga, Raksasa, dan Monster Air) Segera Fokus ke Satanella.
" Biarkan mereka, Aku membutuhkan Mereka " Kata Satanella. " Kembali Bekerja" Perintahnya. Kemudian Para Penjaga kembali bersiap siaga. Monster air kembali membentuk Jembatan. Kami bertiga segera Menyebrang. Hingga kini kami dihadapan Ratu Satanella.
" Ikuti aku Nona Nona " Kata Satanella. kemudian berbalik lalu berjalan membimbing kami ke suatu tempat. Ketika Satanella sedang berjalan, Alice berusaha meraih Mahkota itu. Amy segera menyenggolnya.
" Apa yg Kau lakukan ? Aku hampir mendapatkannya" Kata Alice Marah.
" Kita tidak bisa mengambilnya sekarang " Bisik Amy
" Lalu kapan ?? "
" Ketika kita punya Kesempatan. Dasar kau Idiot" Bentak amy sambil berbisik
" Aku baru saja mendapat kesempatan tapi kau mengacaukan nya Dasar kau Idiot, Orang gila yg tidak bertanggung jawab. Apa kau tak ingin keluar dari sini? " Alice balas membentak tak mau mengecilkan volumenya. Tanpa Sadar bahwa Satanella mendengarnya.
" Kita harus gunakan Kesempatan yg lebih baik" Kata amy menenangkan diri. Dia tak ingin Emosi Alice meledak sehingga rencana kita Gagal.
" Aku setuju dengan Amy" Kataku cepat cepat " Kita harus mengambil Kesempatan yg lebih baik. Kita harus mengambil Kepercayaan Satanella dulu. Sama seperti yg dia lakukan pada Angela "
" Baiklah baiklah aku tahu" Kata Alice kesal karna aku membela Amy. Bukan berarti dia ingin aku membelinya. Dia hanya tidak suka ada yg ikut campur. Lain kali aku janji akan tutup mulut. Hanya saja ini masalah hidup dan mati.
" Kita sampai Nona nona. Ruang makan," Kata Satanella.
" Aku yakin kalian Lapar setelah perjalanan Panjang"
" Sebenarnya kami sudah Makan" Kata Alice yg langsung terpotong oleh Omongan Amy.
" Yang ingin dikatakan Alice adalah Bahwa kami sangat lelah. Apakah ada tempat bagi kami tidur yang Mulia ??? "
" Tentu saja Ada. Tapi ada yg ingin kukatakan pada kalian terlebih dahulu. " Kata Satanella.
" Apa itu yang Mulia ?? " Kata kami bertiga serempak.
" Besok adalah Hari ulang tahunku. Dan ada satu hal yang sangat ingin kuminta dari kalian. setetes darah untuk melengkapi Ramuanku. Maka aku akan memberi kalian apapun yg kalian Minta misalnya kembali ke Rumah Kalian Masing masing. " Kata Satanella tersenyum licik. " Baiklah Saatnya tidur. Betty antar mereka ke Kamar tamu."
Muncul seekor serigala yg lebih kecil dari wolfie lebih Lincah dan kencang. Kurasa yg ini perempuan jika dilihat dari nama dan Bentuknya.
Betty berlari kebagian belakang istana dengan 80 anak tangan. Sambil Naik Anak tangga Aku berfikir ttg kata kata Satanella. Besok adalah Hari ulang tahunnya. Artinya Besok adalah ulang tahun Angela juga. Seandainya Aku tahu berapa umur Angela dan apa Kesukaannya.
Betty mengantar kami kesebuah ruangan yg lebih mirip penjara dengan Toilet dan ranjang kayu dgn bantal karton. Ada beberapa buku di Rak buku yg disediakan.
" Nikmatilah " Kata betty lalu berlari ke arah kami datang tadi. Amy duduk di ranjang dan berkata " Aku tak bisa tidur. Biasanya aku tidur di ranjang empuk dengan Pendingin."
Alice memutar bola mata nya lalu naik keranjang yg paling dekat dengan tembok menyisakan satu ranjang kosong untukku ditengah tengah.
" Hei lihat! yang ini mirip buku yg dimiliki oleh Angela " Kataku mengambil bukau tebal coklat muda dengan kulit polos lalu Duduk di Ranjang kayuku. Alice dan Amy ikut bergabung.
Aku membuka beberapa halaman. Isinya sama seperti yg diceritakan oleh Angela. Aku terus membuka lalu terlihatlah Halaman yang memperlihatkan 3 orang gadis dengan seragam sekolah mereka berdiri di depan papan tanda bertuliskan Horrorland.
" Lihat. itu Kita " amy menunjuk Gambar 3 orang gadis itu.
Lalu ke 3 gadis itu jatuh kemudian berjalan di terowongan gelap kemudian mereka sampai di istana kemudian bertemu dengan Gadis cantik.
" Bukankah itu angela.? " Tanya Alice
" iya itu memang dia " Kataku sambil sengaja melewati beberapa lembar. Sampai terlihat lah Gambar 3 orang gadis sedang mengamati buku.
" Buku ini ttg Kita maksudnya Funland atau Happyland maksudku horrorland atau apalah itu. Yg pasti buku ini ttg Tempat ini. Kejadian kejadian disini. " Kata Amy
" Mari lihat apa kelanjutannya " Kataku segera membalik ke lembaran berikutnya. Tapi kosong. tak ada tulisan atau gambar. bahkan tak ada Coretan dan noda sedikitpun.
" Kenapa sisanya kosong ? " Tanyaku
" Kurasa Karna kita belum melakukan apapun. buku ini menunjukan kejadian yg terjadi dan yg sudah lewat. Bukan kejadian yg akan terjadi. " Amy menjelaskan.
" Kurasa itu menjelaskan beberapa hal. Mari tidur agar kita cepat bangun dan keluar dari sini. " Kata Alice lalu kembali ke Ranjangnya dan memejamkan Mata. Begitu juga Amy. Aku segera berjalan untuk menaruh buku tapi kakiku tersandung kakiku sendiri sehingga aku jatuh dan buku itu membuka lembaran yg paling tengah. Aku terkejut ketika melihat ada tulisan disana.
" Hukum Mutlak Funland "
Barang siapa yg telah diberi Kewenangan untuk menjadi Ratu atau penguasa Di Funland atau Apapun namanya, Dia akan benar benar berkuasa sepenuhnya dan bisa membangun atau membuat Apapun di Funland walau tanpa Mahkta Inkanta. Dengan Syarat Penguasa tersebut harus berumur 25 tahun ke atas.
Jika si penguasa sudah berumur 25 tahun, tak ada cara untuk menentangnya kecuali ada yg meminum Ramuan Abadi yg ditambaji setetes darah manusia. Tidah lebih atau kurang.
Jika ada yg meminum Ramuan abadi dengan setetes darah Manusia maka dia akan menjadi penguasa jagat raya yg tak bisa ditentang atau dikalahkan oleh siapapun.
kakiku bergetar membacanya. aku segera memberikan Amy dan alice untuk membacanya.
" jadi Satanella Ingin Darah kita agar dia bisa jadi Penguasa Jagat Raya ?' Tanya Alice. aku mengangguk
" Kita harus mengambil mahkota itu segera atau Setidaknya memberitahu Angela ttg Hukum Mutlak ini" kata Amy
" Aku tahu. Maka kita haru bergerak Sekarang" Perintahku
"Kita tidak memerlukan Mahkotanya untuk Pulang tapi Kita harus mengendap endap untuk memberitahu Angela ttg ini. Kita tidak boleh memberikan setetes darah kita pada Satanella. Jika dia mendapatkan Darah kita, Aku yakin Masalahnya akan jadi lebih Parah"
Top of Form

 nantikan chapter berikutnya

No comments :

Post a Comment

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ